ENERGY ENVIRONMENT

PT Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap Distribusikan EBT Pada Masyarakat

Pahami dulu  – PT Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap Distribusikan EBT Pada Masyarakat. Dalam kerangka pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT), PT Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap membuat terobosan dengan melaksanakan efisiensi energi hijau untuk kategori gedung hijau besar telah berhasil mendapatkan penghargaan Subroto Awards dua tahun lalu. Dengan konsep Go Green, Energy Saving, dan Eco Building yang ramah lingkungan, PT Pertamina sebagai perusahaan pengolahan minyak terbesar di Indonesia telah berhasil meraih peringkat kedua se-Indonesia.

Bahkan PT Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap, kilang milik Pertamina yang berlokasi di Cilacap, Jawa Tengah, juga berhasil mecatatkan rekor di Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai kilang dengan rumah dinas yang menggunakan PLTS terbanyak di Indonesia, sebagai pengguna Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terbesar pada lingkup Rumah Dinas Perusahaan (RDP).

“Dengan total kapasitas terpasang 1 megawatt (MW), tentu hal tersebut berdampak pada penurunan emisi gas CO2,” ujar Hatim Ilwan, Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina RU IV Cilacap, pada Selasa, 20 Oktober 2020.

Pertamina juga berkolaborasi bersama Politeknik Negeri Cilacap, dalam upaya menerapkan teknologi PLTS untuk keperluan masyarakat luas. Hasil dari PLTS itu telah disalurkan untuk kepentingan masyarakat umum warga Kelurahan Tegalreja dan Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Hal ini merupakan langkah nyata memasyarakatkan PLTS sebagai EBT Energy Baru Terbarukan yang snagat ramah lingkungan kepada lingkungan sekitar. Program ini telah menyalurkan lebih dari 4.400 kwh sejak Juli 2020.

Baca Juga :   Kondisi pasokan air campuran diperkirakan akan mempengaruhi perkiraan tenaga air untuk Pacific Northwest - Today in Energy

Penyaluran energy listrik ramah lingkungan ini tak lepas dari berlebihnya pasokan listrik di lingkungan Apartemen Patra Lomanis Residence yang menggunakan Pembangkit Listrik tenaga Surya. Sumber listrik di residence ini dibangun dengan sistem off grid di mana sumber listrik PLTS hanya digunakan pada siang hari.

“Untuk itu, Pertamina berinisiatif menyalurkan kelebihan listrik tersebut kepada masyarakat terdekat agar bisa juga termanfaatkan,” ujarnya.

Lanjut Hatim, metode yang dilakukan adalah dengan pemasangan jaringan set panel surya dari apartemen ke kantor kelurahan dan PAUD, dan dihubungkan ke charge controller dan energi disimpan dalambaterai. Panel surya akan bekerja mengubah sinar matahari menjadi listrik.

Untuk pengontrol pengisian daya ke battery menggunakan charge controller . Pengontrol itu juga akan berfungsi sebagai pemutus sumber energi yang akan digunakan oleh sistem. “Baterainya untuk menyimpan kelebihan listrik agar bisa digunakan pada malam hari saat panel surya tidak beroperasi,” ungkapnya. 

Dengan langkah baru ini diharapkan misi Pertamina RU IV Cilacap sebagai pelopor Energy Baru Terbarukan dapat sekaligus mensosialisasikan pemanfaatan alternatif energi kepada masyarakat sekitar, untuk turut berperan mengurangi ketergantungan energi fossil, sehingga lebih ramah lingkungan. “Upaya ini adalah bentuk tanggung jawab sosial lingkungan dan diharapkan bisa memberikan dampak ekonomi positif bagi warga sekitar salah satunya secara langsung mengurangi tagihan listriknya,” tutup Hatim.

Baca Juga :   Ronisan Al-Turki akan membangun pembangkit listrik di Libya, terminal bandara