Tag Archives: indonesia

Turki Memberikan Penanggulangan Torpedo Untuk Kapal Selam Indonesia

Turki Mengirimkan Penangkal Torpedo untuk Kapal Selam Indonesia

Pahami duluTurki Mengirimkan Penangkal Torpedo untuk Kapal Selam Indonesia. Aselsan Turki telah mengirimkan batch pertama pengacau dan umpan torpedo akustik untuk kapal selam diesel-listrik kelas Nagapasa (Tipe 209/1400) Angkatan Laut Indonesia.

Umpan dan pengacau akustik ZOKA tiba di Indonesia pada 22 Oktober. Negara Asia Selatan itu menjadi pelanggan ekspor pertama produk Aselsan ketika menandatangani perjanjian pada 2019, Janes yang berbasis di Inggris melaporkan Jumat.

Indonesia menandatangani tiga kapal Tipe 209/1400 dengan perusahaan Korea Selatan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) pada 2011. TNI-AL telah meresmikan dua kapal di kelas tersebut, Nagapasa (403) dan Ardadedali (404), dan sedang menunggu commissioning kapal terakhir, Alugoro (405).

Pengacau bekerja dengan memancarkan suara yang memenuhi frekuensi pengoperasian akustik torpedo, sedangkan umpan dapat diprogram untuk mensimulasikan karakteristik akustik dan hidrografi kapal selam induknya.

Efektor ini diluncurkan dari sistem dispenser Zargana Aselsan, yang dapat menyebarkan hingga 24 umpan atau pengacau dalam mode tembakan tunggal atau salvo, tanpa menimbulkan gelembung udara yang dapat membahayakan posisi kapal selam induk.

Sistem dispenser ini adalah platform dan sistem agnostik, dan dapat diintegrasikan ke dalam sistem manajemen tempur kapal induk yang ada tanpa memerlukan konsol khusus. Sumber : defenseworld

perakitan KF-X/IF-X

Jakarta – Seoul Memulai Diskusi Kembali Partisipasi Indonesia yang Macet dalam Proyek KF-X Jet

Pahami dulu, Jakarta – Seoul Memulai Diskusi Kembali Partisipasi Indonesia yang Macet dalam Proyek KF-X/IF-X Jet. Partisipasi Indonesia dalam proyek pengembangan jet KF-X/IF-X yang ambisius ang saat ini terkendala oleh penundaan pembayaran dan siap dihidupkan kembali dengan Jakarta bekerja sama dengan Seoul dalam kesepakatan baru.

Pejabat dari Defense Acquisition Program Administration (DAPA) dan Korean Aerospace Industries (KAI) telah mengunjungi Jakarta pada hari Selasa. Para pejabat DAPA tersebut akan bertemu dengan pejabat Indonesia pada 23 dan 24 September untuk meninjau kembali dan membuka diskusi kelanjutan kondisi proyek pembangunan bersama untuk mencapai kesepakatan yang lebih baik, The Korea Times melaporkan

Kedua belah pihak hingga saat ini telah melakukan empat putaran negosiasi ulang terkait proyek ini, yang terakhir hampir setahun lalu.

Berdasarkan ketentuan awal, Indonesia menyetujui untuk menanggung biaya program KF-X/IF-X sebesar 20% ($ 1,46 miliar) terkait dengan proyek $ 7 miliar sebagai imbalan atas prototipe dan hak untuk membangun jet di negara mereka. Saat ini sudah melakukan pembayaran sekitar $ 190 juta hingga akhir 2017. Pembayaran rencananya akan diselesaikan pada tahun 2026 tetapi sekarang terjadi tunggaka karena kondisi keuangan juga ditambah terkait sejauh mana transfer teknologi yang bisa diperoleh, total tunggakan berjumlah $ 426 juta.

Dalam pertemuan tersebut, Jakarta dikabarkan akan meminta pengurangan kontribusinya menjadi 15%, dengan alasan ekonomi yang memburuk. Pada 2019, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan negara sedang mempertimbangkan untuk menawarkan pesawat CN-235 yang dibuat oleh PT Dirgantara Indonesia sebagai bagian dari kontribusinya, bukan uang tunai.

Pejabat industri mengatakan Indonesia juga ingin pemerintah Korea mentransfer lebih banyak teknologi untuk pengembangan jet tempur ke Indonesia – sebuah permintaan agar Korea tidak dapat memutuskan sendiri karena beberapa teknologi tersebut terkait dengan Amerika Serikat.

Sementara itu, produsen pesawat Korea Korea Aerospace Industries (KAI) memulai perakitan akhir prototipe jet KF-X di jalur perakitannya pada awal September. Prototipe diharapkan siap pada paruh pertama 2021. DAPA mengincar 2026 untuk penyelesaian pengembangan setelah uji darat dan penerbangan.

Sumber : defenseworld