Berita mingguan PPKM tergelincir ke inflasi 0,03%
berita mingguan ppkm tergelincir ke inflasi 0,03%

Berita mingguan PPKM tergelincir ke inflasi 0,03%



Jakarta (Antara) – Sejumlah informasi penting dan menggembirakan menghiasi pemberitaan ekonomi pekan ini, seperti pelonggaran PPKM yang memungkinkan pengunjung pusat perbelanjaan hingga 50 persen, inflasi Agustus sebesar 0,03 persen, kenaikan suku bunga acuan yang diperkirakan sebesar akhir 2022, dan perpanjangan Pelonggaran restrukturisasi kredit hingga Maret 2023, pencairan tunjangan upah paling lambat Oktober 2021, dan indikasi dorongan ekonomi dari kinerja positif Bank Himpara.

1. Mall buka sampai jam 21.00, kapasitas makan di Restoran meningkat menjadi 50 persen

Pemerintah melonggarkan aturan operasional mal yang sebelumnya buka mulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB selama penerapan kebijakan PPKM berbasis level yang akan berlaku mulai 31 Agustus hingga 6 September 2021. Selain itu, pemerintah juga menyesuaikan kapasitas konsumen yang makan di dalam atau di luar. makan di Pusat perbelanjaan dan restoran dari 25 persen menjadi 50 persen.

Baca informasi lengkapnya di sini.

2. BPS mencatat inflasi 0,03% pada Agustus 2021

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan inflasi sebesar 0,03% pada Agustus 2021 karena kenaikan harga komoditas dan momentum tahun ajaran baru. Pemicu inflasi tersebut antara lain kenaikan harga minyak goreng dan momentum tahun ajaran baru sehingga SPP SD, SMP, dan Perguruan Tinggi juga akan naik sebesar 0,02 persen.

Baca Juga :   Kemarin milenial jadi menteri BUMN sehari sampai belanja kesehatan

Baca informasi lengkapnya di sini.

3. Gubernur BI: Kemungkinan kenaikan suku bunga pada akhir 2022

Gubernur Bank Indonesia Piri Wargio mengatakan kenaikan suku bunga acuan atau 7-day reverse repo rate kemungkinan akan terjadi pada akhir tahun 2022. Selain itu, dia mengatakan akan terjadi penurunan likuiditas yang sudah sangat lemah setelahnya. itu. Namun tahun ini, hal tersebut tidak akan berdampak negatif terhadap pertumbuhan, perekonomian dan penyaluran kredit.

Baca informasi lengkapnya di sini.

4. OJK perpanjang keringanan restrukturisasi kredit hingga Maret 2023

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memutuskan untuk memperpanjang masa relaksasi restrukturisasi kredit perbankan selama satu tahun dari tanggal 31 Maret 2022 menjadi 31 Maret 2023. Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan keputusan ini diambil untuk menjaga momentum percepatan pertumbuhan ekonomi. pemulihan dan stabilitas perbankan, serta kinerja debitur yang saat ini sedang dalam proses restrukturisasi dan telah membaik.

Baca Juga :   Tucson.com | berita terbaru | Bintang Harian Arizona

Baca informasi lengkapnya disini

5. Menteri Tenaga Kerja menargetkan untuk menyelesaikan distribusi Universitas Bahrain pada Oktober 2021

Menteri Tenaga Kerja Ida Fawzia menargetkan Bantuan Penunjang Upah untuk seluruh tahun 2021 pada Oktober 2021. Diperkirakan penyaluran Subsidi Penunjang Upah tahap tiga, empat dan lima akan selesai paling lambat September dan Paling lambat Oktober 2021.

Baca informasi lengkapnya di sini.

6. Kinerja Bank Himpara positif, dan Belt and Road Initiative optimis perekonomian nasional akan pulih

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI semakin optimistis terhadap pemulihan ekonomi nasional, karena kinerja BRI dan bank-bank BUMN lainnya yang tergabung dalam Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) pada semester I tahun 2021. cenderung positif. “Kinerja Bank Hisbara pada semester pertama tahun 2021 dan optimisme hingga akhir tahun ini ada, karena kebijakan pemerintah yang tepat dalam menanggapi krisis ekonomi akibat pandemi COVID-19,” kata Sunarso, Ketua Himbara, yang juga Ketua Himbara. Direktur Utama BRI.

Baca Juga :   Rusia mengumumkan sanksi terhadap Biden dan beberapa pejabat tinggi AS | Berita perang Rusia-Ukraina

Baca cerita lengkapnya di sini.

Reporter: Aditya Ramadhan
Editor: Biqwanto Situmorang
Hak Cipta © Antara 2021



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.