Home / INTERNET

Senin, 7 Februari 2022 - 18:32 WIB

BTPN dukung keuangan berkelanjutan melalui reksa dana

btpn dukung keuangan berkelanjutan melalui reksa dana

btpn dukung keuangan berkelanjutan melalui reksa dana



kami menyadari saat ini semakin banyak investor yang mulai melihat dampak investasinya terhadap lingkungan lingkungan bagi masyarakat

Jakarta (ANTARA) – PT Bank BTPN Tbk meluncurkan produk dana terbaru yaitu Ashmore Digital Equity Sustainable Fund (ADESF) melalui unit bisnis wealth management BTPN Sinaya, dalam rangka mendukung keuangan berkelanjutan.

Kepala Biro Administrasi Harta Kekayaan Bank BTPN di Indonesia yang dikelola secara aktif dalam denominasi rupiah.

“Kami menyadari saat ini semakin banyak investor yang memulai kontribusi tujuan pembangunannya terhadap kelestarian lingkungan bagi masyarakat. Melalui produk Ashmore Digital Equity Sustainable Fund ini, BTPN Sinaya menawarkan pilihan jangka waktu najang sebahin kepada di kepang serlain pot mencapai,” ujar Helena dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Bank BTPN berkomitmen penuh untuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan, di antaranya dengan menyediakan produk dan layanan keuangan yang inklusif untuk mendukung upaya memitigasi perubahan iklim, serta menyelenggarakan layanan keuangan yang mengintegrasikan risiko lingkungan, sosial dan tata kelola dalam produk, jasa dan pengambilan keputusan bisnis serta menjalankan operasi perbankan yang lebih ramah lingkungan.

Baca Juga :   Kiat investasi untuk pemula untuk mengamankan sumber daya keuangan jangka panjang

ADESF bertujuan untuk memberikan tingkat yang lebih dalam jangka panjang dengan berinvestasi pada efek ekuitas yang berfokus pada pemilihan emiten dengan kriteria investasi

“Kami melihat potensi besar atas produk investasi yang bertema LST setelah mencermati peningkatan minat yang tinggi secara global berdasarkan naiknya dana kelolaan LST. kata Direktur Ashmore Arief Wana.

Saham dengan Kriteria yang berkelanjutan yang dimaksud adalah saham yang masuk dalam indeks IDX ESG Leaders.

Sementara itu, Kriteria digital yang dimaksud adalah perusahaan tersebut bukan perusahaan yang menghasilkan lebih dari 10 persen pendapatannya dari produksi dan distribusi tembakau, perjudian, bahan bagrakar fosil, perjudian atau porno.

Perusahaan tersebut juga harus memenuhi salah satu dari kriteria berikut, yaitu telah mengembangkan model bisnisnya untuk menyediakan layanan/produk/platform digital, atau mengembangkan atau mengimplementasikan front end/aplikasi platform digital, berbasis ghavan distribukan atau memperoleh pendapatan dari saluran digital atau bisnis digital dan penjualan data, atau mengembangkan sektor ekonomi baru termasuk perusahaan yang terlibat dalam produksi bahan mentah yang digunakan dalam kendaraan listrik, analisis beda ke

Baca Juga :   Proyek keamanan siber Turki mengumpulkan $24 juta untuk mempercepat ekspansi

Produk ADESF ini akan melengkapi 19 produk investasi reksa dana lainnya di BTPN Sinaya.

Ke giatan, Bank BTPN berharap dapat terus memperkuat kemitraannya dengan Ashmore untuk memastikan manajemen kekayaan para nasabah dari BTPN Sinaya dapat mengoptimalkan potensi investasi dari aset yang dimiliki.

Baca juga: Jenius meluncurkan fitur untuk memudahkan investasi reksa dana
Baca juga: BTPN kucurkan kredit Rp1,06 triliun untuk proyek di Jakarta
Baca juga: BTPN raih dua penghargaan atas upaya dukung keuangan berkelanjutan

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
HAK CIPTA © ANTARA 2022



Source link

Share :

Baca Juga

Bagaimana Merencanakan 'Musim' Konten Seperti Seorang Showrunner Hollywood

INTERNET

Bagaimana Merencanakan ‘Musim’ Konten Seperti Seorang Showrunner Hollywood
Rupiah melemah seiring ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral AS

INTERNET

Rupiah melemah seiring ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral AS
Memanfaatkan SEO otomatis (dan mengukur pendekatan Anda sendiri)

INTERNET

Memanfaatkan SEO otomatis (dan mengukur pendekatan Anda sendiri)
Facebook perlu membuat perubahan besar untuk menghindari kritik

INTERNET

Facebook perlu membuat perubahan besar untuk menghindari kritik
Komisi VI DPR menyetujui tambahan PMN pajak cepat Rp3,2 triliun

INTERNET

Komisi VI DPR menyetujui tambahan PMN pajak cepat Rp3,2 triliun
Pengusaha berharap tarif pajak HPTL tidak naik tahun depan

INTERNET

Asosiasi berharap tarif cukai hasil tembakau tahun depan tidak naik
Addressability adalah "kecelakaan kereta gerak lambat" kata CEO IAB

INTERNET

Addressability adalah “kecelakaan kereta gerak lambat” kata CEO IAB
Anggota DPR merekomendasikan untuk membatalkan komitmen PCR dalam kondisi penerbangan

INTERNET

Anggota DPR merekomendasikan untuk membatalkan komitmen PCR dalam kondisi penerbangan