Mendag: Pasar Badung di Bali Contoh Implementasi SOP Perlindungan Kesejahteraan
mendag: pasar badung di bali contoh implementasi sop perlindungan kesejahteraan

Mendag: Pasar Badung di Bali Contoh Implementasi SOP Perlindungan Kesejahteraan



Jika bisa dilaksanakan dan berjalan dengan baik, kita berharap roda perekonomian yang sudah lelah segera pulih kembali

Denpasar (Antara) – Pasar Badung di Kota Denpasar, Provinsi Bali, merupakan salah satu dari 14 pasar tradisional di Indonesia yang siap menjadi percontohan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP), kata Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

“Tadi saya mendapat laporan bahwa semua pedagang, pengelola pasar bahkan seluruh keluarganya sudah divaksinasi 100 persen,” kata Mendag saat survei yang dilakukan di pasar Badung, Denpasar, Sabtu.

Untuk itu, Lutfi didampingi Wakil Gubernur Bali Teukorda Oka Artha Ardhana Sukawati dan Walikota IGN Denpasar Jaya Negara mengatakan, pasar Badung siap menerapkan SOP Care Protect yang akan diterapkan dalam waktu dekat.

Ia menambahkan, penerapan SOP Care Protect ini bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada seluruh pedagang, penjual dan pembeli yang berinteraksi di pasar. “Kalau bisa dilaksanakan dan berjalan dengan baik, kita berharap roda perekonomian yang sudah lesu ini segera pulih,” ujarnya.

Agar perekonomian bergerak, menurut dia, tidak ada pilihan lain selain mulai hidup berdampingan dengan COVID-19. Caranya adalah dengan menerapkan proses dengan disiplin untuk memutus mata rantai penularan virus ini.

Dalam kunjungannya ke Pasar Badung, Mendag didampingi Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag berinteraksi dengan sejumlah pedagang Pasar Badung yang berjualan di booth lantai satu.

Selain salam, Mendag Lutfi juga menanyakan harga beberapa kebutuhan pokok seperti minyak, rempah-rempah dan ayam.

Dia menyimpulkan dari pengamatannya bahwa harga jual sejumlah kebutuhan pokok di pasar relatif stabil, bahkan harga jual beberapa di bawah rata-rata nasional.

Lutfi mengatakan, “Turunnya harga jual sejumlah kebutuhan pokok membuktikan bahwa daya beli masyarakat masih rendah akibat pergerakan ekonomi Bali yang belum stabil.”

Seperti yang diharapkan masyarakat, dia juga ingin perekonomian segera pulih. Untuk itu, pemerintah akan terus melakukan berbagai upaya agar perekonomian Bali bisa pulih secepat mungkin. “Salah satunya dengan menerapkan SOP PeduliLindung di pasar tradisional,” ujarnya.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati menyambut baik rencana implementasi SOP PeduliLindung di Pasar Badung sebagai bagian dari program nasional.

Ia mengatakan, “Vaksinasi sudah dilakukan, kedisiplinan dalam pelaksanaan upaya kesehatan dilaksanakan. Sekarang sudah ditingkatkan lagi dalam SOP Care Protect. Saya kira sangat baik.”

Menurutnya, masyarakat sudah bergerak menuju persiapan untuk hidup berdampingan dengan COVID-19.

“Kita tidak tahu kapan pandemi ini akan berakhir, sementara ekonomi masih harus bergerak. Yang bisa kita lakukan adalah berharap tidak menyebar lagi,” kata wakil gubernur yang biasa disapa Cook Ice itu.

Baca juga: Kemendag Uji Aplikasi PeduliLindung di Pasar Populer
Baca juga: DPR Setujui Perubahan Anggaran Kementerian Perdagangan Tahun 2022
Baca juga: Reformasi Harga, Mendag Coba Serap Telur Petani Untuk Bantuan Sosial

Reporter: Ni Luo Rizmawati
Editor: Biqwanto Situmorang
Hak Cipta © Antara 2021



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *