Menhub pastikan kesiapan sarana transportasi untuk mendukung PON XX di Papua
menhub pastikan kesiapan sarana transportasi untuk mendukung pon xx di

Menhub pastikan kesiapan sarana transportasi untuk mendukung PON XX di Papua



Kami telah membangun banyak infrastruktur transportasi di Papua untuk mendukung kegiatan PON dan Peparnas, dan kami pastikan semuanya berjalan lancar.

Jakarta (Antara) – Menteri Perhubungan (Minhop) Budi Kariya Sumadi meninjau sejumlah infrastruktur dan infrastruktur transportasi yang disiapkan untuk peluncuran Pekan Olahraga Nasional XX dan Pekan Olimpiade Nasional (Peparnas) ke-16 di Papua, Sabtu (25/5). 9).

Ia menegaskan, sarana dan prasarana siap melayani transportasi atlet dan tim official yang bertanding.

“Kami telah membangun banyak infrastruktur transportasi di Papua untuk mendukung kegiatan PON dan Peparnas, dan kami memastikan semuanya berjalan dengan baik,” kata Budi dalam sebuah pernyataan yang terlihat di Jakarta, Sabtu.

Bodhi Kariya menjelaskan, Kementerian Perhubungan bersama pemangku kepentingan terkait di bidang transportasi telah menyiapkan sejumlah infrastruktur, mulai dari sarana dan prasarana transportasi moda transportasi darat, laut, dan udara.

Di sektor darat, Kementerian Perhubungan telah memberangkatkan hingga 428 bus ke tiga titik PON, yakni Jayapura, Timika, dan Merauke.

Kementerian Perhubungan juga menyiapkan 515 awak bus, termasuk 261 sopir yang direkrut dari orang Papua, sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat asli provinsi Papua dan penciptaan lapangan kerja.

Selama PON, bus beroperasi dari pukul 06.00 – 22.00 WIB dan diperuntukkan bagi angkutan atlet dan ofisial.

Selain itu, penjemputan unit dari Bandara Sentani.

Ia melanjutkan, untuk mendukung pelaksanaan Peparnas XVI di Papua yang digelar pasca PON, sebanyak 160 unit bus bantuan akan dimodifikasi dengan membuat ramp on/off ramp yang sesuai, untuk digunakan oleh atlet Peparnas menggunakan kursi roda.

Kementerian Perhubungan juga telah membangun sejumlah infrastruktur, yaitu: dermaga dan dua unit bus air yang akan dioperasikan di Danau Sentani, pengadaan dan pemasangan peralatan jalan, pembangunan stasiun interupsi Tipe A di Kota Jayapura, pembangunan sistem kontrol lalu lintas distrik (ATCS) di Jayapura.

Di sektor lepas pantai, hingga 5 kapal Pelny disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pelaksanaan PON (tiang, spanduk, kereta, kayak, dll). Kelima kapal tersebut adalah KM Labobar, KM Gunung Dempo, KM Ciremai, KM Dobonsolo, dan KM Sinabung.

Di bidang udara, Kementerian Perhubungan juga telah menyiapkan 4 bandara, yaitu: Bandara Sentani di Jayapura, Bandara Moses Killangin di Timika, Bandara Domaine Edward di Sorong, dan Bandara Moba di Merawak.

“Saya sudah menginstruksikan kepada Wali Amanat agar fasilitas tersebut dapat dipelihara dengan baik. Menhub menyampaikan bahwa fasilitas transportasi yang ada ini nantinya akan berguna untuk mendukung sektor pariwisata di Papua dan sekitarnya.

Dalam peninjauannya di Jayapura, Menhub meninjau sejumlah poin, mulai dari peninjauan bus bantuan yang diberangkatkan, kemudian ke dermaga Jayapura, dan peninjauan Kapal Pelni KM Tidar yang telah digunakan sejak Agustus. 12, 2021 sebagai pusat isolasi kapal terapung di Pelabuhan Jayapura, menuju Stadion Hammadi, Entrop Trade Center (PTC) Papua dan Dermaga Ponton.

Di Jayapura, Menhub juga menyempatkan diri bermain sepak bola bersama tim sepak bola Persipura untuk memberikan dukungan pada pertandingan PON XX.

“Kami berharap dukungan fasilitas ini dapat memberikan pelayanan yang baik kepada para atlet dan official team serta mendukung kelancaran pelaksanaan PON secara umum. Setelah PON berakhir, dalam rangka investasi tentunya fasilitas yang diberikan dapat memberikan nilai tambah yaitu peningkatan kualitas fasilitas pelayanan dan infrastruktur transportasi di Papua dan wilayah sekitarnya.”

Ia juga berpesan kepada Menhub agar PeduliLindung bisa diterapkan di Jayapura, dan memastikan semua yang datang sudah melakukan vaksinasi dan tes PCR.

“Saya kira Papua bisa melaksanakan kegiatan PON XX dengan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Jayapura Mateus Uytau menyampaikan terima kasih atas dukungan tulus Kementerian Perhubungan dalam menyediakan sarana dan prasarana transportasi.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perhubungan atas respon cepat dan bantuan pemerintah daerah dalam mendukung suksesnya pelaksanaan program PON XX.

Sebagai informasi, setelah pelaksanaan PON dan Pekan Olimpiade Nasional (Peparnas) di Papua, beberapa bus akan digunakan untuk pelayanan angkutan kota unggulan yang pengelolaannya diserahkan kepada DAMRI.

Kemudian sejumlah fasilitas lain seperti bus air, terminal Tipe A dan ATCS dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan transportasi di Papua dan sekitarnya.

Selain Jayapura, Menhub bersama Gubernur Merauke Romanus Mbaraka mengunjungi sejumlah fasilitas penunjang PON Papua di Merauke, antara lain Bandara Merauke Mopah, Stadion Katalpal Merauke dan Dermaga Merauke.

Ia juga akan didampingi Menteri Perhubungan dan Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiadi serta Dirjen Perhubungan Udara Novi Rianto.

Baca juga: Menhub Pastikan Pembangunan Bandara Tetap Di Papua
Baca juga: Menhub Budi Kariya Apresiasi Sopir Bus PON Papua
Baca Juga: Kembali ke Fakfak, Bahleel Tinjau Pembangunan Bandara Siboro

Wartawan : Adimas Raditya Fahky P.
Editor: Biqwanto Situmorang
Hak Cipta © Antara 2021



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *