Menparekraf tinjau sentra vaksinasi COVID-19 di Petak Enam

Minbarigraph mengulas pusat vaksinasi COVID-19 di Petac Six



Jakarta (Antara) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Ono mengunjungi pusat vaksinasi yang terletak di Desa Wisata Pecinan, Petak Inam, Jakarta Barat, pada Sabtu.

Vaksinasi satu hari yang digagas Ikatan Alumni Lemhannas (IKAL KOMPROV) DKI Jakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI, Kementerian Kesehatan dan Polda Metro Jaya ini menargetkan 1.000 peserta.

Baca juga: UKM digital dan vaksinasi untuk memulihkan ekonomi

Petak Enam sendiri merupakan salah satu desa wisata yang menjadi saksi pertumbuhan kota Jakarta dari zaman penjajahan hingga saat ini sehingga berpotensi menjadi desa wisata. desa budaya.

Dalam kunjungannya, Sandiaga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan vaksinasi center di suatu kawasan wisata. Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu upaya mendukung program pemerintah yang menargetkan dua juta vaksin per hari, sehingga kekebalan kawanan Itu bisa segera tercapai.

“Terima kasih IKAL KOMPROV DKI dan semua pihak yang mendukung. Mudah-mudahan dengan target 1.000 peserta hari ini bisa 10.000 lalu sejuta dan sampai 2 juta sehari,” kata Sandiaga dalam keterangan resminya, Sabtu.

Baca Juga :   meong! Kafe di Brasil jadi tempat nongkrong dan adopsi kucing

DKI Jakarta merupakan salah satu provinsi yang paling banyak dicakup oleh vaksinasi. Menurut data Kementerian Kesehatan, per 30 Juli 2021, ada 7,5 juta orang di DKI Jakarta yang telah menerima vaksinasi dosis pertama, atau sekitar 89,4 persen, dan 2,6 juta orang yang telah menerima vaksinasi dosis kedua, atau sekitar 31,7%.

Baca juga: Menparekraf Dukung Pariwisata dan Industri Kreatif Dikembangkan di Kediri

Dalam kunjungan ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif didampingi oleh tim ahli manajemen krisis di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Henky Manurong. Selain itu, anggota Komite Kesebelas DPR RI, Kamrosamad. Presiden Komprov DKI Jakarta IKAL, Silviana Morni; Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Oni Widjanarko; Ketua Penyelenggara IKAL Comprof Jakarta, Dadang Solihan; Dan Direktur Pecinan Glodok, Andrey.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyampaikan bahwa vaksinasi center ini merupakan bagian dari program “Vanik” yaitu vaksinasi yang menyenangkan di area piknik, sehingga dapat menggugah minat masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi.

Baca Juga :   Manfaatkan kesempatan untuk memandu opsi perjalanan baru

Selain di Petak Enam, Jakarta Barat, terdapat juga pusat vaksinasi yang berlokasi di kawasan wisata, seperti Pesisir Selatan, Jalan Pantai Selatan Jawa, Gunung Kidul, Jawa Tengah, Cicalengka Dreamland, Bandung dan Jawa Barat.

“Kami berharap pusat ini dapat memicu minat masyarakat untuk berpartisipasi dalam program vaksinasi, karena kita perlu memvaksinasi 70 persen populasi kita untuk penduduk Indonesia, untuk mencapai hal ini. kekebalan kawanan atau kekebalan masyarakat.

“Menurut data dokter di Amerika, dengan vaksin kita bisa mengurangi risiko infeksi 10 kali lipat dan tiga kali lipat lebih baik, jika kita terpapar COVID-19 setelah vaksinasi, gejalanya akan cenderung ringan atau tidak ada gejala sama sekali. .”

Sandiaga juga berpesan kepada masyarakat agar tidak selektif dalam memilih jenis vaksin. Karena semua vaksin yang disediakan pemerintah aman dan halal.

“Kami berharap program vaksinasi masif ini akan membawa pemulihan dan pemulihan, terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Sandiaga.

Baca Juga :   Kepala sekolah Inggris ancam tindakan hukum oleh gubernurnya atas siswa COVID-19 | Sekolah Menengah Atas

Baca juga: Sandiaga Uno: Harapan adalah kunci keluar dari epidemi

Baca juga: Sandiaga Dukung Enam “Startup” di Kompetisi Internasional

Baca juga: Sandiaga Ono Jadi Teladan Promosi Pariwisata

Reporter: Maria Cecilia
Redaktur: Ida Nurcahyani
Hak Cipta © Antara 2021



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *