Home / BERITA

Kamis, 24 November 2022 - 20:22 WIB

PERHATIKAN | Grace mengikuti tragedi kelahiran bayi setelah gempa Indonesia


  • Tiga bayi lahir di tenda pengungsian di Indonesia setelah gempa bermagnitudo 5,6 melanda negara itu.
  • Gempa tersebut menewaskan 271 orang dan melukai lebih banyak lagi.
  • Bayi dan ibu mereka dilaporkan dalam keadaan sehat.

Kematian menimpa Cianjur ketika gempa bumi melanda kota di Indonesia tengah minggu ini, namun beberapa ibu baru juga memberikan kegembiraan bagi warga yang dilanda duka.

Setidaknya tiga bayi lahir di tenda pengungsian yang sama hanya sehari setelah gempa berkekuatan 5,6 yang menewaskan 271 orang, menurut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Pejabat provinsi memberi nama salah satu bayi setelah dia lahir pada Selasa malam: Gempita Shalihah Kamil.

Nama Gimpita terinspirasi dari bahasa Indonesia untuk gempa, katanya, sebelum memberikan nama belakangnya sendiri.

“Di balik bencana ini, dan banyaknya yang meninggal dunia, Allah juga memberikan rahmat-Nya dengan lahirnya bayi yang akan melanjutkan perjalanan peradaban manusia ini,” kata gubernur, Rabu, dalam postingan Instagram yang disukai hampir 300.000 kali.

Baca Juga :   Laporan PBB yang bocor mengatakan emisi gas rumah kaca akan mencapai puncaknya dalam waktu 4 tahun setelah perubahan iklim

Media Indonesia memberitakan kelahirannya secara luas karena campur tangan Kamil, menyebutnya sebagai “anugerah”.

Bayi yang baru lahir dirawat di ruang bayi darurat di luar Rumah Sakit Sayang di Cianjur, Jawa Barat, Indonesia.

Video dia menggendong bayi yang baru lahir, saat ibunya Dewi terbaring di lantai, disertai dengan postingan Kamil.

Dewi mengaku mengkhawatirkan kondisi bayi dalam kandungannya saat terjatuh saat gempa melanda.

Dia berlari ke pusat kesehatan masyarakat terdekat untuk pemeriksaan.

“Sulit untuk menemukan detak jantungnya. Bidan setempat membantu merangsang,” kata Dewi dalam wawancara yang disiarkan Kompas TV, Kamis, sambil menggendong anak keempatnya.

Dia hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk melahirkan putri barunya.

Nova Dwiyanto, dokter dari Kementerian Sosial, mengaku mendapat laporan sedikitnya dua bayi lahir di tenda tersebut, termasuk satu bayi prematur berusia delapan bulan.

Baca Juga :   Kemajuan cepat Ukraina 'menciptakan celah' bagi pasukan Rusia | Berita perang Rusia-Ukraina

Dwiyanto berkata:

Terima kasih Tuhan… [they] dibantu untuk melahirkan dengan selamat.

Dia mengatakan kedua bayi dan ibu mereka “dalam keadaan sehat” setelah pemeriksaan.

Gempa juga dapat mempengaruhi bayi, meskipun mereka aman dalam kandungan ibu mereka saat gempa terjadi. Sebuah penelitian di AS yang diterbitkan pada bulan September menunjukkan bahwa bayi pra-kelahiran selama bencana alam berisiko lebih tinggi mengalami gangguan psikologis dan perilaku.

Tetapi bagi para ibu ini, apa pun yang terjadi selanjutnya tidak terlalu penting karena kelahiran mereka adalah seberkas cahaya di tengah kegelapan, setidaknya untuk sesaat.

Dewi dan Kamil terlihat dikelilingi oleh teman dan kerabat, bahagia meski terjadi pembantaian di luar.

Saat gubernur menyebut nama anak itu, mereka berteriak kegirangan – “Alhamdulillah!”

Baca Juga :   Mengapa Twitter masih memiliki Tren yang mengerikan itu

.



Source link

Share :

Baca Juga

File

BERITA

Italia selamatkan lebih dari 300 migran dari kapal dalam kesulitan
Japanese man sets self on fire to protest Abe's state funeral

BERITA

Pria Jepang bakar diri untuk memprotes pemakaman kenegaraan Abe
Omid Masoumeli: Australia desak diakhirinya penahanan pengungsi | Berita Pengungsi

BERITA

Omid Masoumeli: Australia desak diakhirinya penahanan pengungsi | Berita Pengungsi
Time for Turkish-US rapprochement: Envoy to Washington

BERITA

Saatnya pemulihan hubungan Turki-Amerika: utusan ke Washington
COVID-19: Omicron 'berbahaya' bagi orang yang tidak divaksinasi, WHO memperingatkan

BERITA

COVID-19: Omicron ‘berbahaya’ bagi orang yang tidak divaksinasi, WHO memperingatkan
Gaddafi's son oversaw Libya’s relations with Israel: Israeli media

BERITA

Putra Gaddafi mengawasi hubungan Libya dengan Israel: media Israel
Germany under pressure over Taliban evacuation deadline

BERITA

Jerman di bawah tekanan atas tenggat waktu untuk evakuasi Taliban
Israel’s High Court rejects petitions against Lebanon maritime deal

BERITA

Pengadilan Tinggi Israel menolak petisi menentang kesepakatan maritim Lebanon