Home / TRAVEL

Jumat, 26 Agustus 2022 - 10:55 WIB

Perlindungan ekologis mendorong pariwisata pedesaan di China barat laut



Jakarta (ANTARA) – Musim panas ini, Ma Bingfeng sibuk dengan pekerjaan di sebuah asrama yang berbentuk gua hunian tradisional di Daerah Otonom Etnis Hui Ningxia, Cina barat laut.

Baca juga: Situs bersejarah muncul dari danau air tawar terbesar di China

sebagai tenaga kebersihan, staf pembantu di dapur, dan pramusaji, perempuan itu merasa senang karena pekerjaan penghasilannya meningkat.

“Saya bekerja di hostel di dekat rumah saya selama puncak liburan musim panas. Saya mendapat penghasilan 2.400 yuan (Rp5 jutaan) sebulan, lebih besar daripada penghasilan yang saya dapatkan dari setiap sawah panen lalunya.”

Pengyang dan wilayah-wilayah sekitarnya mengalami ledakan dan pedesaan sejak area Xihaigu di Ningxia tengah dan selatan terentaskan dari kemiskinan.

“Pariwisata pedesaan merupakan program ekonomi utama di Pengyang pembangunan, yang kaya dengan keindahan alamnya, seperti air terjun dan sawah terasering. Selain itu, wilayah ini memiliki sejumlah situs evolusihen,” kanja peeng sevink kinki Fujian timur sebagai bagian dari kerja sama perpasangan dengan Ningxia.

Atraksi dan utama di dekat hostel tempat Ma bekerja adalah sebuah taman sawah terasering yang tercantum dalam pamflet pariwisata nasional karena panorama sawah teraseringnya yang unik.

Baca Juga :   Varian Covid: Berapa Banyak Perlindungan yang Kita Dapatkan dari Vaksin? | Virus corona

Baca juga: Kekeringan singkap bagian dasar Buddha Raksasa di Sichuan, China

Warga setempat sebelumnya menyebut tempat itu sebagai “kepala seorang biksu” karena keadaannya yang gundul atau gersang, dan “parit tanpa udara” karena kondisinya yang begitu kering. Selama bertahun-tahun, erosi tanah dan kelangkaan air menjadi masalah utama di area itu, yang memengaruhi kehidupan sehari-hari warga setempat.

Para petani di daerah Gunung Liupanshan sebelumnya, waktu mereka mencari udara untuk mengairi lahan pertanian yang gersang itu dan memasok keluarga dengan sedikit air.

Namun, dalam, beberapa tahun terakhir, semua itu telah berubah.

Ditunjuk sebagai zona percontohan untuk mempromosikan perlindungan ekologis dan pembangunan berkualitas tinggi di bawah Sungai Kuning, Ningxia telah memperbaiki kondisi lanskapnya melalui berbagai pemulihan ekologis.

Dari 2016 hingga 2020, wilayah Ningxia yang mengalami erosi tanah menyusut dari 19.600 km persegi menjadi 15.700 km persegi, menurut data statistik resmi.

Dengan berbagai upaya dari generasi ke generasi dan investasi pemerintah, bukit-bukit di Xihaigu menjadi contoh pemulihan ekologis dan pariwisata pedesaan.

Baca Juga :   Saham Hong Kong ditutup lebih tinggi, karena China menjanjikan keterbukaan keuangan

Baca juga: Mengintip gelaran festival budaya “Culture meet Garden” di Jerman

Jia Tingmin, seorang mantan buruh migran di Desa Yuwa di wilayah Pengyang, kembali ke rumahnya pada 2015 untuk membangun penginapan berbentuk gua bagi wisatawan setelah pemerintah setempat mulai menggenjot pariwisata.

“Seluruh 20 kamar penginapan saya yang berbentuk gua sering kali penuh dipesan selama puncak musim liburan,” tutur Jia, yang dipilih sebagai kader desa untuk memimpin warga setempat dalam meningkatkan kesejahteraan.

Ledakan pariwisata pedesaan di Pengyang membantu mendorong penjualan hasil maupun produk kerajinan lokal, dan karenanya meningkatkan pendapatan warga setempat.

Memainkan peran utama dalam pengentasan misi, perbaikan dan perlindungan ekologis tetap menjadi prioritas utama.

Zhang Huimin, pejabat di wilayah Longde, yang bertetangga dengan Pengyang, mengatakan bahwa wilayah tersebut telah menutup-pabrik yang menyebabkan polusi dan pusat-pusat pengolahan air limbah guna melindungi Hari Sunsga melindungi.

“Bebek liar yang sempat menghilang dari Sungai Yuhe kini telah kembali,” ujar Gao Junyuan, pejabat desa setempat, menambahkan bahwa selama bertahun-tahun, warga telah meningkatkan kesadaran merek akan Xinhua perlind

Baca Juga :   Turbin angin terapung dapat membuka petak laut yang luas untuk energi terbarukan | lingkungan

Baca juga: Gajah Asia catatkan peningkatan kelahiran di China

Baca juga: Mengintip majunya revitalisasi pedesaan di Hunan, China

Baca juga: Lebih dari 80.000 turis terdampar di Sanya gegara naiknya COVID-19

Penerjemah: Xinhua
Redaktur: Ida Nurcahyani
HAK CIPTA © ANTARA 2022



Source link

Share :

Baca Juga

Sandiaga Uno ajak anak muda bangun Indonesia

TRAVEL

Sandiaga Ono mengajak anak muda untuk membangun Indonesia
Historia - Sepercik Kisah dari Tanahmerah

TRAVEL

Historia – Sepercik Kisah dari Tanahmerah
Japan Travel Fair 2023 siap diglar, bakal ada promo apa?

TRAVEL

Japan Travel Fair 2023 siap diglar, bakal ada promo apa?
Pokemon Festival Jakarta dimulai, para monster "mengintai" di PIK

TRAVEL

Pokemon Festival Jakarta dimulai, para monster “mengintai” di PIK
InJourney berharap revitalisasi TMII akan selesai pada Oktober tahun ini

TRAVEL

Museum dan anjungan TMII dipugar untuk kembalikan daya tarik wisata
Redmi K40 Gaming Edition resmi meluncur, pakai MediaTek Dimensity 1200

TRAVEL

Redmi K40 Gaming Edition secara resmi diluncurkan dengan MediaTek Dimensity 1200
Dukung vaksinasi COVID-19, Airport Transfer MOVIC diskon 50 persen

TRAVEL

Dukungan vaksinasi COVID-19, transfer bandara MOVIC diskon 50 persen
Hublife, hadirkan spot "instagrammable" hingga wisata kuliner

TRAVEL

Hublife, situs “Instagrammable” menawarkan wisata kuliner