Qatar kembali memberikan bantuan kepada ribuan keluarga di Gaza |  berita palestina
qatar kembali memberikan bantuan kepada ribuan keluarga di gaza |

Qatar kembali memberikan bantuan kepada ribuan keluarga di Gaza | berita palestina


Qatar, sebuah negara Teluk, telah menyumbangkan ratusan juta dolar ke Gaza sejak 2014. PBB mengatakan dana baru itu berjumlah $40 juta.

Qatar telah kembali mendistribusikan bantuan ke Jalur Gaza yang terkepung untuk pertama kalinya sejak kekerasan meningkat pada Mei antara Israel dan Hamas, gerakan Palestina yang menguasai jalur tersebut.

Kantor berita resmi pemerintah yang dijalankan oleh Hamas mengatakan uang itu sedang dicairkan melalui supermarket, toko penukaran uang dan toko ritel lainnya dalam proses yang akan berlanjut selama beberapa hari mendatang. Pada hari Rabu, kantor utusan Qatar untuk Gaza, Mohammed al-Emadi, mengkonfirmasi dimulainya kembali pembayaran. PBB mengatakan dana tersebut berjumlah $40 juta.

Baca Juga :   Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan vaksinasi di Eropa menghadapi tantangan karena produksi, akses, dan penerimaan yang tidak memadai

Bantuan itu akan berjumlah 320 shekel (sekitar $100) dan “tidak dalam dolar seperti sebelumnya,” kata Yomna al-Sayed dari TV Al Jazeera di Gaza.

Qatar telah menyumbangkan ratusan juta dolar ke Gaza sejak serangan Israel di Jalur Gaza pada 2014.

Sebelum eskalasi kekerasan baru-baru ini antara Israel dan Hamas, diplomat Qatar menyerahkan jutaan dolar tunai dengan membawa tas melalui penyeberangan perbatasan Beit Hanoun, juga disebut Erez oleh Israel, yang mengontrol penyeberangan. Kebijakan ini memicu kontroversi di Israel, dengan kritik mengambil keuntungan dari optik dan menuduh pemerintah tunduk pada tekanan dari Hamas.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett telah berjanji untuk mengakhiri serah terima ini sejak menjadi perdana menteri pada bulan Juni.

Baca Juga :   Kolombia menghadapi krisis kemanusiaan baru dengan ribuan migran terdampar di kota pesisir

Sebelumnya, bantuan Qatar diberikan kepada ribuan keluarga miskin dan untuk membayar gaji pegawai negeri sipil di pemerintahan Gaza. Bantuan untuk keluarga telah dilanjutkan, tetapi belum ada kesepakatan yang dicapai untuk membantu membayar gaji pemerintah Hamas.

Setelah pertempuran baru antara Israel dan Hamas pada bulan Mei, Amerika Serikat berjanji untuk bekerja dengan Otoritas Palestina yang diakui secara internasional untuk membangun kembali Gaza. Tetapi Otoritas Palestina, yang mengelola beberapa bagian Tepi Barat yang diduduki Israel, menarik diri dari perjanjian bantuan tersebut.

Akibatnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa mengumumkan pada hari Senin bahwa dana Qatar akan didistribusikan melalui mekanisme yang sama yang digunakan oleh lembaga-lembaganya di wilayah tersebut.

Baca Juga :   Lengan robotik sedang memanen apel dan berita teknologi lainnya

.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *