Wali Kota Yogyakarta mengatakan tidak ada penundaan penataan PKL di Malioboro
wali kota yogyakarta mengatakan tidak ada penundaan penataan pkl di

Wali Kota Yogyakarta mengatakan tidak ada penundaan penataan PKL di Malioboro



Itu sudah siap sejak lama. Kalau mau ditunda tiga tahun juga sama, karena masih ada pengaturan. Jadi, lakukan sekarang atau besok sama saja

Yogyakarta (Antara) – Wali Kota Yogyakarta Haryadi Al-Suyuti mengatakan Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Malioboro sudah direncanakan cukup lama sehingga tidak ada penundaan dalam pelaksanaan rencana tersebut.

“Sudah lama siap. Kalau mau ditunda tiga tahun ya sama saja, karena masih ada pengaturan. Sekarang atau besok sama saja,” kata Haryadi di Yogyakarta, Senin.

Sebelumnya, para pedagang kaki lima di Malioboro berharap pemerintah daerah (pemda) bisa menunda rencana atau penataan relokasi selama 1-3 tahun karena para pedagang saat ini masih dalam masa pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi COVID-19. .

Namun, kata Haryadi, yang dibutuhkan pedagang bukan menunda tetapi memastikan pedagang tetap menarik konsumen saat berada di lokasi baru, baik di bekas bioskop Indra maupun di shelter bekas dinas pariwisata DIY.

Baca Juga :   Ilmuwan Afrika-Amerika yang Tidak Diketahui di Proyek Manhattan

Baca juga: PKL Malioboro Keluhkan Rencana Relokasi ke LBH Yogyakarta

“Yang penting adalah membawa keramaian ke lokasi baru. Ada jaminan pasar PKL akan bertahan. Lagi pula, PKL bisa dikategorikan sebagai produsen yang menjual produknya.”

Menurut Haryadi, setelah menata PKL di lokasi baru, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk mendirikan pasar PKL.

“Tidak ada gunanya membuatnya sepi. Tempat penempatan sebenarnya bisa menjadi pusat baru. Jadi ini pasar baru.” Ia berharap para pedagang memahami rencana tersebut.

Soal konfirmasi waktu peralihan, Harady mengatakan tidak merinci secara pasti tetapi akan memastikan kondisi lokasi penempatan layak pakai.

“Saya tidak bilang kapan akan dipindahkan. Kami akan lihat dulu lokasi penempatannya. Apakah layak atau tidak.”

Baca Juga :   Menko: PSN senilai Rp5.698.5 triliun ditargetkan selesai 2024

Baca juga: PKL Malioboro Sebut Pemindahan Akan Dilakukan Awal Februari

Ia juga berharap para pedagang bisa menyesuaikan jumlah lahan yang disediakan di lokasi penempatan. “Tentunya harus disesuaikan dengan ruangan stand yang disediakan karena ruangannya sudah terbatas. Jadi l Menunjukkan Saya rasa itu saja sudah cukup.”

Beberapa jenis pekerjaan yang mungkin hilang saat memindahkan PKL ke tempat baru seperti lift gerobak dorong. Hardy mengatakan akan melakukan pemberdayaan.

Ia juga tidak mempersoalkan langkah DPRD Kota Yogyakarta membentuk pansus untuk menyikapi rencana Malioboro merelokasi PKL.

“Tidak masalah. Saya juga mendukung transparansi.”

Baca Juga: DPRD Yogyakarta Bentuk Pansus Tanggapi Rencana Malioboro Relokasi PKL

Reporter: Eka, kapten saya
Editor: Respiani Fardani
Hak Cipta © Antara 2022



Source link

Related posts:

Sidang IPU di Bali, Dyah Roro Esti dorong pemuda kawal
Kita membutuhkan perwa...
Komitmen majukan UMKM Sarinah GPMN
...
Perang Ukraina: WHO mengatakan serangan terhadap fasilitas kesehatan meningkat setiap hari
Organisasi Kesehatan Dunia ...
Berkah perajin dari pameran IKM Bali Bangkit dan Keketuaan G20
Sehingga KTT G20 adala...
Tingkatkan Kampanye SEO Anda Dengan Direktori Resmi
Ketika kebanyakan orang m...
PUPR: Istana Presiden dan Wapres di IKN harus dipisah demi keamanan
Kalau Istana Presiden ...

Leave a Reply

Your email address will not be published.