Xiaomi akan meninggalkan nama "Mi"
xiaomi akan meninggalkan nama "mi"

Xiaomi membantah membatasi komunikasi pengguna di Uni Eropa



Jakarta (Antara) – Xiaomi membela dengan mengatakan perangkatnya tidak menyensor komunikasi pengguna di Uni Eropa, sehari setelah Kementerian Pertahanan Lithuania merekomendasikan warganya untuk menghindari penggunaan ponsel China karena fitur sensor perangkat.

National Cyber ​​Security Center mengatakan bahwa kemampuan sensor pada perangkat lunak Mi 5G Xiaomi 10T telah dimatikan untuk wilayah UE, tetapi dapat diaktifkan kapan saja dari jarak jauh.

Mengutip Reuters pada hari Kamis, juru bicara Xiaomi mengatakan tidak menyensor komunikasi yang dilakukan oleh penggunanya.

Xiaomi tidak pernah membatasi atau memblokir aktivitas pribadi pengguna ponsel pintar Kami senang mencari dan terhubung Berselancar internet, atau gunakan perangkat lunak Komunikasi Pihak Ketiga.

Baca Juga :   ABB dapat mendaftar bisnis pengisian kendaraan listrik, pendapatan kuartal pertama melonjak sepertiga, Energy News, ET EnergyWorld

Baca juga: Xiaomi Resmi Daftarkan Unit Bisnis EV, Siap Masuk Pasar Otomotif

“Xiaomi sepenuhnya menghormati dan melindungi hak pengguna,” tambahnya.

Laporan National Cyber ​​​​Security Center juga mengatakan bahwa ponsel Xiaomi mengirim data penggunaan ponsel terenkripsi ke server di Singapura, yang dapat melanggar peraturan data Eropa.

Namun, juru bicara Xiaomi membantah dengan mengatakan bahwa pihaknya selalu mematuhi peraturan perlindungan data UE.

Wakil Menteri Pertahanan Margres Apokevicius mengatakan pihaknya memberikan pengarahan kepada pejabat keamanan siber di negara-negara Uni Eropa lainnya dan Amerika Serikat pada Rabu, (22/9) waktu setempat.

Menurut laporan tersebut, istilah yang kemungkinan akan disensor oleh sistem seluler Xiaomi termasuk “Tibet Merdeka “,” Hidup Kemerdekaan Taiwan ” Dan Gerakan Demokrasi.

Bulan lalu, China menuntut agar Lithuania menarik duta besarnya di Beijing dan mengatakan akan menarik duta besarnya di Vilnius setelah Taiwan mengumumkan bahwa misi di Lithuania akan disebut kantor perwakilan Taiwan.

Baca Juga :   OPPO Find X3 Pro 5G Rilis, Ini Spesifikasinya

Misi Taiwan di Eropa dan Amerika Serikat juga menggunakan nama kota Taipei, yang wilayahnya diklaim China.

Baca juga: Bakal Ada Ponsel Xiaomi Civi Dirilis 27 September

Baca Juga: Xiaomi Pad 5 Resmi Diluncurkan di Indonesia, Berapa Harganya?

Baca juga: Lituania Peringatkan Penduduknya untuk Tidak Menggunakan Ponsel China

Penerjemah: Susi Norhalisa
Redaktur: Alviansyah Pasaribu
Hak Cipta © Antara 2021



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *